28 Februari 2018, Batas Akhir Melakukan Registasi Ulang Kartu SIM

Lawumedia.com – tahun 2017 yang lalu pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mewajibkan bagi pengguna Kartu SIM Card untuk melakukan registasi Ulang menggunakan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kurang lebih dua pekan dari sekarang, tepatnya pada 28 Februari 2018, semua pelanggan kartu SIM siharapkan sudah melakukan registrasi ulang dengan menyertakan nomor kartu keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Dengan diberikan kesmpatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) selalu menghimbau masyarakat agar segera melakukan registrasi ulang dan tidak menunda-menunda. Hal ini bertujuan agar mencegah terjadinya error saat melakukan registrasi ulang pada detik-detik akhir. Jadi diharapkan bagi yang belum melakukan registrasi ulang silahkan melakukan registrasi.

Jika pelanggan tidak juga melakukan registrasi SIM prabayarnya hingga tenggang yang ditentukan, maka akan ada sanksi bertahap bakal diberikan yang dimulai dari fungsi kartu SIM dipangkas satu per satu hingga pemblokiran secara permanen

Jika kamu sama sekali belum melakukan registrasi kartu SIM prabayar, ada beberapa mekanisme registrasi yang bisa dilakukan yaitu Melalui SMS, Situs Website, Aplikasi, atau bisa mendatangi gerai resmi operator masing-masing.

Baca Juga : Cara Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar

Tujuan utama registrasi kartu SIM prabayar menggunakan nomor Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) adalah memberi perlindungan terhadap konsumen, yang terkait untuk penyalahgunaan nomor ponsel oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab seperti upaya melakukan penipuan dan penyebaran berita-berita hoaks.

Selain itu, melakukan registrasi ulang kartu SIM prabayar juga dilakukan demi efesiensi industri telekomunikasi. Menurut menkominfo, Rudiantara, operator bisa berhemat 2,5 triliun karena kebijakan registrasi ulang kartu SIM prabayar. Pasalnya, dengan mekanisme ini kebiasaan masyarakat beli kartu perdana sekali pakai akan berangsur-angsur berkurang.

Dibalik adanya registrasi ulang juga ada kepentingan National Single Identity yang dirancangkan pemerintah, dimana sistem operator seluler terhubung dengan Database Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) sehingga identitas pemilik kartu SIM prabayar akan terkait langsung dengan data kependudukannya.

Baca Juga : Cara Mengatasi Gagal Melakukan Registrasi Ulang SIM Prabayar

Dasar hukum registrasi kartu SIM prabayar ini tertuang dalam peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nomor 14 Tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan menteri komunikasi dan informatika Nomor 12 Tahun 2016. Untuk lebih lengkap bisa lihat di tautan berikut ini.

Akhir Kata

Sekian artikel kali ini semoga informasi ini bermanfaat untuk pengunjung semuanya, jika ada salah kata atau penulisan kami mohon maaf sebesar-besarnya. Terima kasih sudah berkunjung di lawumedia.com


Ahmad Adzan Azari
Ahmad Adzan Azari
Berhentilah mengungkapkan alasan untuk kegagalanmu. Sebab berhenti beralasan merupakan rahasia tersembunyi dari kesuksesan.
gradegradegradegrade

90%

Ratting Baik

Komentar Yuk!!